Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik) FKIP Universitas Palangka Raya (UPR) kembali menggelar kegiatan Praktisi Mengajar IV, yang kali ini berkolaborasi dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Betang Batarung Kalimantan Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kelas Pendidikan Sendratasik pada 18 Desember 2024 ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam mengevaluasi pembelajaran seni pertunjukan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari mata kuliah Evaluasi Pembelajaran Seni Pertunjukan yang dibimbing oleh Bapak Cahyo Wahyu Darmawan, M.Pd.
Tujuan dan Manfaat Kegiatan
Kegiatan Praktisi Mengajar IV ini memiliki beberapa tujuan strategis, di antaranya untuk:
Kegiatan ini juga memberikan manfaat yang besar bagi mahasiswa, di antaranya memperluas wawasan tentang seni pertunjukan tradisional Kalimantan Tengah, mengasah kemampuan analisis dan evaluasi pembelajaran seni secara kritis, serta memperkuat jejaring antara dunia akademik dan praktisi seni budaya lokal.
Rangkaian Acara yang Mencerahkan
Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Ibu Yuliati Eka Asi, M.Pd, Koordinator Prodi Pendidikan Sendratasik UPR, yang menyampaikan pentingnya kolaborasi dengan LKP Betang Batarung dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa. Kemudian, Ibu Tris Sofia Wartina, S.T., M.Si., selaku Ketua LKP Betang Batarung, memberikan penjelasan tentang peran LKP Betang Batarung dalam pengembangan seni budaya lokal Kalimantan Tengah.
Sesi berikutnya adalah Pembelajaran Praktis, di mana Ibu Tris Sofia Wartina memaparkan teknik evaluasi seni pertunjukan dengan pendekatan berbasis praktik langsung. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengevaluasi sebuah pertunjukan seni tari tradisional yang disimulasikan oleh tim LKP Betang Batarung. Kegiatan ini memberi mahasiswa wawasan mendalam tentang bagaimana menilai pertunjukan seni dengan kriteria yang sesuai dan relevan dengan konteks budaya setempat.
Setelah sesi evaluasi, acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa berdiskusi mengenai hasil evaluasi yang telah dilakukan, dan Ibu Tris Sofia memberikan umpan balik yang konstruktif. Diskusi ini sangat berguna untuk memperdalam pemahaman mahasiswa tentang proses evaluasi pembelajaran seni, serta memberikan perspektif baru tentang tantangan yang dihadapi dalam seni pertunjukan tradisional.
Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata dari Universitas Palangka Raya kepada LKP Betang Batarung sebagai simbol apresiasi atas kerjasama yang telah terjalin.
Dokumentasi Kegiatan
Kegiatan ini didokumentasikan dengan baik, dengan foto bersama yang menunjukkan antusiasme peserta. Foto tersebut menampilkan mahasiswa, praktisi seni, serta dosen pembina dalam sesi diskusi yang penuh semangat. Dokumentasi ini menjadi kenang-kenangan berharga bagi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.
Kesimpulan dan Harapan
Kegiatan Praktisi Mengajar IV ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi seni lokal. Dengan kolaborasi ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang sangat relevan dengan pengembangan seni pertunjukan di Kalimantan Tengah. Diharapkan, kegiatan ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi pengembangan kompetensi mahasiswa, serta menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara Universitas Palangka Raya dan LKP Betang Batarung Kalimantan Tengah di masa depan.